7 Kebiasaan dan Sifat Anak Anjing yang Perlu Diketahui Pemiliknya

Tahukah Anda, beberapa pemilik anak anjing pemula menganggap mereka memiliki makhluk kecil yang lucu, manis, lembut, dan mungil, namun Anda wajib tau tentang kebiasaan anjing peliharaanmu. Mungkin ada yang pernah memiliki hewan satu ini Tyrannosaurus rex kecil yang selalu membuat kekacauan dan keributan di dalam rumah. Ya, Anda mungkin pernah mengalaminya.

Gambar anak anjing lucu

Oke, itu mungkin agak berlebihan, tetapi anak anjing sering memberi tantangan baru pada pemilik baru mereka. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang yang baru pertama kali ini memelihara anak anjing.

1. Anak anjing akan mencoba makan apa saja

Anak-anak anjing dapat menjadi pemakan tanpa pandang bulu, memakan berbagai benda mulai dari makanan anak anjing hingga dekorasi rumah, tisu, dan serangga hidup. Beberapa item relatif tidak berbahaya, tetapi yang lainnya seperti tusuk sate dan bola lampu dapat menyebabkan kerusakan usus parah. Dan bahkan benda-benda yang sekilas mungkin tampak tidak begitu menakutkan seperti tanaman rumah tertentu atau produk pembersih dapat menimbulkan ancaman besar.

Penting bagi Anda untuk mengatur rumah yang ramah anak anjing, dan kapan pun Anda tidak dapat mengawasi anjing Anda, taruhlah dia di tempat yang aman baginya (dan pertimbangkan melakukan crate training/pelatihan kandang) untuk membantu memastikan anak anjing kesayangan Anda tidak menelan apa pun yang mungkin bisa menyakitinya.

Dan Anda harus rajin ketika berada di luar rumah juga. Garasi, halaman belakang, trotoar, dan bahkan pekarangan dapat menjadi sarang bagi banyak zat berbahaya, sampah, dan barang-barang lainnya yang tidak boleh dimakan oleh anak anjing Anda.

2. Mereka rajin buang kotoran

Kebanyakan pemilik baru memahami kebiasaan anjing anakan yg perlu ke luar rumah lebih sering dari anjing dewasa untuk buang kotoran, tetapi Anda mungkin tidak menyadari bahwa anak anjing tidak memiliki kontrol sfingter yang bagus pada tahap awal ini. Jadi agar kotoran mereka tidak tercecer di lantai Anda perlu sering-sering melatihnya untuk buang kotoran di luar.

Anak-anak anjing, ketika mereka sedang dilatih buang kotoran (potty training), perlu pergi ke luar rumah di pagi hari, sebelum mereka pergi tidur, dan juga dalam 15 menit waktu makan, minum, bermain, berolahraga, atau bangun dari tidur siang. Tergantung di mana mereka berada selama proses latihan, mereka mungkin juga perlu keluar pada malam hari untuk buang hajat.

3. Anak anjing menyukai rutinitas

Foto anak anjing lucu

Meskipun membangun rutinitas membutuhkan upaya jangka pendek, terutama bagi keluarga yang tidak menjalankan jadwal di masa pra-puppy mereka, itu akan membuahkan hasil jangka panjang yang baik untuk semuanya. Anak anjing akan hidup baik ketika mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka dan rutinitas sederhana akan membantu mereka merasa percaya diri dan aman dengan aturan rumah. Rutinitas anak anjing juga membuat hidup jauh lebih sedikit sibuk untuk seluruh keluarga Anda!

4. Anak anjing suka mengunyah sesuatu

Sama seperti bayi, anak-anak anjing melewati fase tumbuh gigi yang bisa sama tidak nyaman dan menyakitkannya bagi anjing seperti halnya bagi manusia. Dan kegiatan mengunyah membantu mengurangi rasa sakit ini. Cara terbaik untuk menjaga barang-barang favorit Anda aman adalah dengan menjauhkannya dari jangkauan anak anjing Anda.

Anda juga dapat mengarahkan anak anjing Anda untuk tidak mengunyah sesuatu yang seharusnya tidak dia makan atau kunyah dengan memberikan mainan yang bisa dia kunyah. Tapi bersiaplah, aktivitas mengunyah pasti akan terjadi.

5. Anak anjing bisa mengubah-ubah mood Anda

Sebagai pemilik anak anjing pemula, Anda akan mengalami saat-saat ketika Anda sangat kesal karena anjing Anda baru saja merusak sepatu favorit Anda, dan sesaat kemudian Anda akan melihat ke matanya yang besar dan memaafkannya sepenuhnya, lalu mendapati diri Anda terhanyut dalam kecintaan besar yang Anda rasakan terhadap makhluk kecil itu. Inilah mood swing yang Anda alami. Pasang surut emosi adalah bagian dari hubungan Anda dengan anak anjing Anda, tetapi penting bagi Anda untuk tetap konsisten dalam berinteraksi dengan anak anjing Anda

6. Gigi anak anjing sangat tajam

Mereka mungkin mungil, tetapi gigi-gigi itu tidak terasa begitu kecil lagi ketika menempel di jari Anda saat Anda sedang bermain. Tetapi ketahuilah bahwa gigi kecil setajam silet itu berumur pendek, karena anak-anak anjing mulai kehilangan giginya yang tajam sekitar 4 bulan. Rasanya mungkin tidak terlalu nyaman ketika 28 gigi taring kecil itu menggigit di tangan Anda, tetapi setidaknya itu hanya sementara. Untuk mengatasinya, carilah mainan yang bisa dia kunyah

7. Anak anjing bisa menuntut Anda mengubah gaya hidup

Seekor anak anjing membutuhkan lebih banyak perawatan langsung dari yang Anda duga. Menjaga anak anjing Anda tetap sehat dan bahagia mungkin berarti Anda harus absen jalan-jalan ke luar atau tamasya akhir pekan karena Anda tidak memiliki pengasuh hewan peliharaan.

Ya, anak anjing membutuhkan banyak perhatian, tetapi menginvestasikan waktu dan energi Anda pada anak anjing di masa kecilnya akan sangat membantu dalam membentuknya menjadi anggota keluarga yang baik dan sopan saat dia tumbuh semakin dewasa.

Dari kebiasaan makan hingga gigi tajam, anak anjing tentu saja dapat memberikan tantangan baru yang tak terduga kepada pemilik baru mereka, sambil membenamkan diri ke dalam rumah dan hati kita. Tetapi fase anak anjing berlalu dengan cepat dan suatu hari nanti Anda mungkin akan merindukannya. Jadi syukurilah apa yang Anda rasakan sekarang!

 

Baca juga :

Komentar